Tuesday, September 24, 2013


Begitu seringnya maskapai memberi penawaran Tiket Pesawat Murah membuat banyak calon pelanggan berburu tiket pesawat untuk melakukan perjalanan wisata, bisnis atau keperluan lainnya. 

Penerbangan normal yang seharga Rp 500 Ribu pun bisa didapat dengan harga Rp 200 ribu-an, bahkan menjadi Rp 75 Ribu saja. Bagaimana tidak tergiur? karena itu banyak yang rela untuk berburu dari larut malam sampai dini hari, seperti kebiasaan jadwal dari promo tiket murah. 

Saya saja pernah mendapatkan penerbangan murah dari Jakarta-Surabaya yang tadinya sekitar Rp 300 ribu-an harga normal menjadi Rp Nol rupiah. Saya cukup hanya membayar Rp 5ribu saja untuk iuran IJWR yang wajib ada. 

Namun, selain banyaknya maskapai yang menawarkan tiket pesawat murah untuk penerbangan domestik, justru terkadang tiket promo ke luar negeri "sangat murah" dan tak seperti yang dibayangkan. B

Contohnya saja, promo 22 September kemarin, bagi mereka yang ada di kota Medan, sudah bisa terbang ke Singapura atau Kuala Lumpur dengan harga Rp 68 ribu an, sebelumnya menawarkan harga Rp 33 ribu saja. Dari Medan bisa pergi ke Bangkok dengan tiket Rp 300 ribu-an. Nah, bagi mereka yang dari Bali bisa juga ke Darwin dan Perth hanya tiket Rp 300 ribu-an.

Sedangkan dari Daerah ibu kota (Jakarta), memberikan banyak penawaran tiket murah ke banyak daerah tujuan wisata yang discount sekitar 70-80%.

Sayangnya,  ketika menemukan harga Tiket promo Luar Negeri yang murah habis dan  butuh "kecepatan kilat" untuk merebut "seat" nya, justru ternyata terkendala pada persyaratan Nomor Paspor dalam pembelian tiket. Alhasil promo berlalu begitu saja.

Banyak orang beranggapan bahwa untuk mendapatkan paspor itu cukup sulit dengan persyaratan yang "ribet".  Tapi taukah anda? yang paling sulit ketika mendapatkan Paspor adalah "Tidak mencobanya sama sekali".

Mendengar syarat untuk mengurus Paspor dari teman-teman dan melihat dari internet ternyata banyak informasi yang berbeda-beda. Contohnya nih:

1. Ngurus Paspor itu ribet, harus antri panjang, belum lagi harus wawancara lah, foto lah.
2. Ngurus paspor itu kalau mau cepat ya mahal, paling cepat 2 minggu, enggak bisa buru-buru
3. Ngurus paspor sih di banyak infromasi melalui internet bilangnya murah Rp 250 ribu, tapi kenyataannya kita harus bayar lebih kalau mau cepat, yah standartnya sih 2 minggu atau 1 bulan.
4. Ngurus paspor mending lewat Calo, 500ribu biasanya, itu udah murah.
5. Temenku urus pasor  1. 2 juta loh, karena mau jalan-jalan ke Thailand.


Semakin kita mendengar informasi yang tidak jelas, semakin kita "malas" untuk mengurus paspor, mungkin saja pengalaman teman-teman tersebut benar, tetapi sistem kan sudah banyak yang berubah.

Akhirnya saya mencoba melalui jalur normal sekalipun banyak teman mengusulkan cara instan saja. Oh ya  teman-teman juga bisa pergi ke Kantor Imigrasi terdekat dengan anda.

Prosedur Mudahnya Mengurus Paspor (berdasarkan pengalaman September 2013)

1. Prosedur I : Pemohon pergi ke kantor imigrasi terdekat dengan anda, dengan membawa persyaratan:

1. KTP   (masih berlaku tentunya)
2 .Kartu Keluarga
3. Akte Kelahiran (Anda bisa bawa salah satunya Akta Perkawinan atau Buku Nikah atau Surat Babtis)
4. Ijazah 

Keempat dokument tersebut bagi menjadi dua map, yaitu untuk Asli dan fotokopi Ukuran A-4 (walau nanti disana akan diberikan Map khusus juga), tujuannya adalah supaya lebih rapi.


Ingat: Jadwal untuk registrasi Manual adalah dari jam : 07.00-12.00WIB

2. Setelah menunjukkan semua dokumen, anda akan diberikan nomor antrian Registrasi dan Formulir kosong untuk diisi.  (Di kantor imigrasi yang saya datangi dibagi atas 4 bagian antrian A, B, C dan D)


3. Menyerahkan Dokumen + Formulir yang sudah diisi ke loket dan mendapatkan Tanda Terima Dokumen, apabila Biodata anda tidak masuk dalam Daftar Pencegahan

TandaTerima: Sebagai bukti untuk anda mendapatkan nomor antrian sesi berikutnya (biasa 3 hari kemudian)

2. Prosedur II : Pemohon kembali ke kantor imigrasi untuk sesi Pembayaran, Foto, Wawancara dan Pengambilan Paspor

1. Pemohon membawa bukti "Tanda Terima Dokumen" dan mendapatkan nomor antrian. Pemohon sebaiknya menyiapkan uang sebesar Rp 255,000.00

2. Pemohon melakukan pembayaran di loket pembayaran (Bendahara) dan mendapatkan bukti "Tanda Terima Pembayaran"

3. Pemohon kembali menunggu nomor antrian untuk sesi Foto, saat dipanggil, masuk keruangan Foto dan mengantri (sebentar saja). Ada 10 petugas untuk mengambil foto pemohon. (waktu sesi foto sekitar 30detik -1 menit)

4. Sesi Wawancara

Nah, disini ada formulir yang diisi seputar data diri dan tujuan buat paspor untuk kemana. Ternyata sesi wawancara yang dimaksud berikutnya disini hanya memastikan bahwa data diri sudah benar (lebih kepada konfirmasi) dan menanyakan kembali tujuan pembuatan paspor. (waktunya sekitar 2-3 menit). Waktu itu saya ditanyakan hendak ke negara mana? saya menjawab: Negara ASEAN

5. Setelah itu, pemohon memberikan "Tanda Terima Pembayaran" tadi ke loket untuk menerima Paspor  (waktu sekitar 2-3 menit)

6. Selamat Travelling Keliling Indonesia - ASEAN..!!  

Bagi yang mau hunting tiket promo, jangan lupa ada 10 Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah



Namun, sekarang diberikan kemudahan untuk melakukan Registrasi melalui Online, jadi anda langsung ke Prosedur ke-2 dengan membawa Bukti Registrasi dari Website ke kantor imigrasi (dengan dokumen asli) dan cukup hanya mengantri langsung sesi Pembayaran,  Foto, Wawancara dan pengambilan Paspor. Jadi semua bisa dilakukan dalam 1 Hari.

Jadi mudah bukan? gak harus nunggu 3 hari, seminggu, sebulan, harus ke calo, harus bayar mahal. karena ternyata bisa dilakukan dalam 1 hari dengan biaya Rp 255,000.00

Sesuatu semakin sulit ketika tidak mulai melangkah. :) Selamat Packing bagi yang sudah mendapatkan tiket promo..! :)


 

Sunday, September 22, 2013

Indonesia terkenal akan kekayaan alam wisata yang luar biasa. Bahkan banyak potensi alam yang belum di eksplorasi oleh penghuninya, dikarenakan selain wilayah yang luas, juga kurangnya informasi yang dibagikan kepada publik tentang keindahan sebuah alam yang belum terkuak. 

Para Traveller, Backpaker atau para penjelajah alam menjadi sosok yang berkontribusi dalam memperkenalkan sebuah kekayaan potensi wisata baik melalui cerita pengalaman, capture picture (foto gambar) dan sharing di berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan media sosial lainnya.

Bali, Jogjakarta adalah kota wisata yang sangat ramai dkunjungi oleh para wisatawan domestik dan mancanegara. Selain sebagai cara me-refresh-kan diri dari kepenatan aktifitas sehari-hari, melakukan perjalanan wisata juga bisa mendekatkan hubungan keluarga atau bahkan "prestise" karena istilah  berlibur terkadang masih identik dengan "mahal" dalam mindset sebagian besar masyarakat.

Berlibur dengan menikmati  alam juga merupakan sebuah  ekspresi ucapan syukur terhadap keindahan alam karya Sang Creator. Selain itu, kita akan bertemu berbagai latar budaya dan kehidupan masyarakat yang berbeda dari tempat asal kita yang memberi pelajaran hidup. Kita pun juga sudah menjadi duta wisata yang membantu memperkaya informasi bagi publik untuk bisa berkunjung ke suatu tempat yang justru akan mempengaruhi kondisi ekonomi penduduk di tempat wisata tersebut. Dengan demikian kita berwisata tetapi juga berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi masyarakat setempat.

Namun apakah benar berwisata harus "Mahal"?,

1. Ubah Mindset dengan berpikir bahwa "melakukan perjalanan wisata khusus transportasi udara BISA sangat murah"
2. Perjalanan wisata bagian dari sebuah Goal (Tujuan), maka terbentuk sebuah Planing (Perencanaan)
3. Cari tau iformasi sebuah tempat wisata dan buatlah 10 list tempat yang kamu ingin kunjungi
4. Update terhadap informasi "Tiket Promo" yang acap kali dikumandangkan para maskapai

Sebelumnya saya sudah pernah megemukakan tentang  10 TIPS mendapatkan Tiket Pesawat Murah, namun  hal yang saya mau ingatkan kembali kepada teman-teman adalah:

5. Pada saat mendapatkan infromasi tiket promo yang mungkin saja hanya "hitungan detik" bisa direbut calon penumpang lain, segeralah lakukan booking terlebih dahulu, kemudian barulah menimbang apakah pergi atau tidak. Pada saat sudah melakukan booking, anda bisa berkonsultasi terhadap keluarga atau teman tentang rencana perjalanan tersebut tanpa khawatir bahwa tiket tersebut sudah keburu diambil orang lain.

Sebagai Blogger dan juga Travel Agent, selain memberikan Info Tiket Promo, sering kali saya memberikan Tips dan rekomendasi jadwal penerbangan terhadap pelanggan. Namun, saya sering sekali menemukan kejadian lucu ini:

1 Memberikan Info tiket sesuai permintaan pelanggan .
2. Pada saat bertemu harga tiket " O Rupiah" , Rp 33 Ribu, Rp 68 Ribu " pelanggan malah bingung apakah dapat cuti atau tidak. Pada saat berpikir dan memutuskan untuk membeli , tiket sudah terlanjur "disamber" orang lain.

3. Karena itulah saya menyarankan teman-teman untuk melakukan booking terlebih dahulu hanya pada saat anda "bimbang". Namun tak peru booking kalau anda yakin "tidak ingin membeli" tiket tersebut.

4. Jika ingin membeli tiket pesawat murah dengan rencana perjalanan yang sudah pasti, entah itu berwisata, atau tujuan lain, sebaiknya berikan data lengkap anda kepada Travel Agent yang anda percayai, sehingga mereka bisa melakukan booking terlebih dahulu sebelum menginformasikan kepada anda, karena ada ribuan Travel Agent atau Online Travel di luar sana yang siap merebut "1 seat" tersebut.

Data anda ini sangat penting mengingat ada banyak pelanggan juga yang menginginkan hal yang sama. Seorang Travel Agent yang baik akan memberikan yang terbaik bagi anda, tapi pastikan anda tidak bingung dengan perjalanan anda, dan buatlah Perencanaan. Walaupun terkadang banyak pelanggan sama sekali tak punya rencana perjalanan sebelumnya malah dengan tiba-tiba melakukan perjalanan karena tiket pesawat yang murah. Namun, perencanaan tetap akan sangat dibutuhkan, dan segala sesuau yang direncanakan akan lebih baik.

Contoh Info Promo Populer Hari ini, 22 September 2013:

Maskapai Air Asia

Dari Jakarta menuju:
Surabaya IDR 137.000
Medan IDR 225.000
Bali IDR225.000
Yogyakarta IDR 225.000
Makassar IDR 553.900
Kuala Lumpur : IDR 110.000
Singapore : IDR 286.000
Thailand : IDR  519.000

Dari Bali Menuju:
Bandung : IDR 137.000
Surabaya, Jakarta, Makasar, Jogjakarta IDR 225.000
Australia : IDR 431.000
Singapore : IDR 101.000

Medan menuju:
Pekanbaru : IDR 137.000
Bandung, Jakarta : IDR 225.000
Singapore, Kuala Lumpur/Penang : IDR 68.000
Bangkok : IDR 319.000


Jadi murah bukan??? tak hanya Indonesia, bahkan ke Luar Negeri Justru terkadang AMAT lebih murah. Mari Eksplorasi Indonesiamu..!! :)


Semoga Sukses Yahh :)

Salam

Wednesday, September 04, 2013

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang berada di antara benua Asia dan Australia dan dilintasi garis khatulistiwa. Sejak abad ke-7 Indonesia merupakan wilayah perdangangan yang penting di dunia.  Bhineka Tunggal Ika menjadi semboyan yang tepat bagi negara yang kaya akan berbagai suku bangsa dan bahasa ini. 

Dari 10 Negara Asean, Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara mencakup wilayah yang luas dan penduduk terbanyak.  Negara Republik Indonesia memiliki luas wilayah sekitar 2.027.087 km2 , sementara Singapura merupakan negara paling terkecil yang hanya mencakup wilayah seluas 685km2.  Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak sekitar 237juta jiwa sementara  Brune Darussalam memiliki penduduk sekitar 381 ribu jiwa. 

Walau memiliki penduduk terbanyak di Asia Tenggara bahkan 4 besar di dunia setelah China, India, Amerika Serikat, namun tidak terjadi kepadatan penduduk di negara Ini. Karena itu, Singapura sebagai negara paling kecil wilayahnya menjadi negara terpadat di Asia Tenggara, sementara Laos yang merupakan negara yang terdiri dari hutan dan pegunungan merupakan negara paling jarang penduduknya.

Indonesia dihuni Suku Asli Terbanyak 
Negara dengan garis pantai terpanjang di dunia ini dihuni oleh penduduk suku asli yaitu; Melayu, Batak, Betawi, Sunda, Tengger, Baduy, Toraja, Dayak, Asmat, Banjar, Sasak.

Saya yang berasal dari Sumatera bersuku batak saja bisa melihat bahwa suku ini sendiri masih memiliki berbagai jenis bahasa dan budaya yang berbeda dalam adat istiadatnya. Suku batak masih memiliki banyak jenis seperti ;  Batak Toba, Mandiling, Karo, Simalungun, Pakpak. Saya sendiri berasal suku Batak Toba, namun tidak begitu paham dalam berbahasa daerah seperti 4 suku batak lainnya.

Selain kaya akan budaya , Indonesia adalah negara berkembang dengan kekayaan alam pertanian dan perkebunannya seperti padi, teh, kopi dan pertambangan (minyak bumi, nikel, timah, emas,intan, batubara, dan lain-lain).

Dunia Internasional menganggap Jakarta setara dengan New Your City (The Big Apple)

Beautiful Jakarta - Wikimedia Commons
Jakarta merupakan satu-satu nya kota di Indonesia yang setingkat dengan provinsi  yang terletak di bagian barat laut.  Luas wilayah sekitar 661,52km2 dan penduduk berjumlah sekitar 10.187.595. Sedangkan wilayah metropolitan jakarta yaitu Jabodetabek memiliki penduduk sekitar 28 juta dan merupakan mertropolitan terbesar di Asia dan ke-2 di dunia.

Karena memiliki jumlah penduduk yang banyak di daerah ini yang menghasilkan berbagai sumber daya yang handal, menyebabkan Jakarta memiliki pembangunan yang lebih cepat dibanding wilayah lainnya.  Jakarta pun kemudian menjadi pusat bisnis, kebudayaan,dan pusat administrasi negara dan markas perusahaan swasta dan asing di Indonesia. Kota ini pun tumbuh menjadi kota kreatif dimana segala potensi sumber daya manusia tercurah dalam berbagai karya termasuk dalam seni, budaya dan kerajinan. Selain itu kota Jakarta juga dilayani bandara besar seperti Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Halim Perdana Kusuma yang menjadi konektifitas fisik yang menghubungkan kota antar pulau dan dari negara-negara lainnya.

Jakarta Kota Diproklamirkannya Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2013

Jakarta sebagai wilayah Indonesia  mengalami penjajahan dari pasukan Hindia Belanda yang pada saat itu menyebut Jakarta dengan nama Batavia. Namun setelah Belanda, berganti Jepang menjajah Indonesia dan mengganti nama Batavia menjadi Djakarta untuk menarik perhatian dunia terhadap kekuasaan Jepang di Indonesia. 
Kota Jakarta merupakan Kota yang dipilih untuk memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesai pada tanggal 17 Agustus 1945. Dan Peningkatan status wilayah Jakarta yang awalnya masuk kawasan Jawa Bawat yang dipimpin oleh walikota beralih kepada Daerah Tingkat Satu yang dipimpin oleh Gubernur.

Sejak saat itu, pertumbuhan kota jakarta semakin pesat baik dalam jumlah penduduk dan pembangunan sebagai pusat bisnis, ditandai dengan banyaknya bangunan pemerintahan dan BUMN dan swasta yang menjadikan Jakarta menjadi Central berdirinya perusahaan mereka. 70% arus peredaran rupiah di Indonesia terjadi di kota Jakarta.

Indonesia adalah Negara Yang Turut Memprakarsai Terbentuknya ASEAN.

Kawasan Asia Tenggara yang kaya alam dan sumber daya manusia perlu untuk dimajukan bersama dalam hal pembangunan. Peningkatan ekonomi tentunya harus dibarengi oleh masyarakat yang bermukim di kawasan geografis kaya ini.  Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina sepakat untuk membentuk suatu Komunitas yang memajukan negara-negara Asean.




Kota Jakarta dipilih menjadi Kota Diplomat Asean (Diplomatic City Of Asean)

1. Jakarta Tempat Berbagai Etnis Budaya Ditemukan

Indonesia sebagai negara yang memprakarsai Asean dan memiliki keunggulan besar di mata dunia sebagai negara Asean, menjadi kota sekretariat Asean berdiri. Kota Jakarta  melambangkan kekayaan budaya dan sosial yang dimiliki negara-negara Asia Tenggara yang terkenal di mata dunia memiliki kekayaan budaya yang melimpah.

Suku bangsa dan bahasa yang dimiliki negara terluas ini hampir bisa di temukan di kota Jakarta. Berbagai informasi cagar budaya lebih mudah penetrasinya ditemukan di kota yang disebuat mertropolitan terbesar di dunia ini.
Seluruh etnis penduduk Indonesia bisa dikatakan hampir seluruhnya ditemukan di Kota Jakarta, Orang jawa, betawi, sunda, Tionghoa, Batak, Minangkabao, Melayu, Bugis Berbagai proyek besar pun dilakukan termasuk dalam pembanguna Gelora Bung Karno , Madura, Banten, Banjar dan lain-lain.
Dunia internasional saja menyebut Jakarta sebagai J-Town atau kota Durian , tujuan penyebutan itu karena Jakarta disetarakan dengan kota di Negara Amerika yaitu Kota  The Big Apple ( New York City). Selain dari pembangunan yang berkembang pesat. banyaknya suku bangsa dan bahasa akan memudahkan terkoneksinya sebuah infromasi secara cepat dan meluas ke seluruh daerah-daerah Indonesia.

Selain penduduknya yang kreatif ditandai banyaknya aktifitas ekonomi mandiri dalam melakukan kegiatan usaha, berbagai interaksi di sosial media juga sangat mudah sekali meluap  di kota Jakarta ini. Jakarta saja disebut sebagai Ibu kotanya Twitter, sosial media sebagai sarana berbagi informasi, ide memiliki tingkat keatktifan yang tinggi di dunia. Penyebaran informasi pun akan sangat mudah diawali dari kota Jakarat, termasuk informasi positif dan program-program besar termasuk ASEAN Community 2015.

2. Jakarta Sangat Siap Hadapi Asean Community 2015 , Dengan Pemimpin Yang Horizontal, Inklusif dan Sosial

Kesiapan Jakarta hadapi Komunitas Asean tidak terlepas dari peranan pemerintah kota Jakarta sendiri. Berbagai gebrakan dalam sistem pemerintahan yang barupun terus dilakukan.

Terbentuknya sistem pemerintahan Horizontal dan Inklusif berbasis pada rakyat bersama-sama menciptakan perubahan menjadi kabar mendunia yang datangnya dari Indonesia yaitu Jakarta.  


Jakarta melalui Gubernur Joko Widodo dan Wakilnya Ahok, tak hanya mempersiapkan kota Jakarta lebih baik lagi, tapi mendongkrak segala sistem pemerintahan yang tidak membawa Indonesia kemana-mana. Seperti yang dikatakan oleh Gubernur Joko Widodo yang juga seorang enterpreneruship di Smesco Beberapa waktu lalu bahwa Prinsip enterpreneurship itu sangat bagus sekali dilakukan di pemerintahan. Artinya sebagai pemerintah , rakyat lah yang menjadi pelanggan dan prioritas utamanya .

Jadi pemerintah harusnya berbaur ke tengah-tengah masyarakat untuk bisa mengerti kebutuhan mereka, masalah yang mereka hadapi untuk menciptakan suatu solusi dengan bergerak langsung. Era "Blusukan" sebagai simbol pemerintahan Horizontal pun menular ke banyak sistem pemerintahan daerah, bahkan dunia itnernasional dan negara Asean menjadikan jokowi menjadi sosok pemimpin yang baik untuk rakyat mereka. Sosok pemerintahan Jokowi menjadi acuan dan model yang tepat bagi pemimpin lain dan dunia.

Bukan suatu keasingan jika menemukan sosok pemimpin kelas dunia ini harus turun ke gorong-gorong atau bahkan ke pasar-pasar dan bertemu dengan masyarakat dengan kerendahan hati. Pemimpin yang berorientasi pada Aksi dan prestasi menjadi contoh nyata bagi rakyat.

Bertemu Gubernur Joko Widodo di Asean Blogger Festival Solo
a. Program Atasi Kemacetan ( mulai diatasi dalam aksi )

Berbagai sarana untuk membangun konektifitaspun terus dilakukan seperti perbaikan jalan, penambahan koridor busway, mulai dibangunnya  Mnorer dan Proyek MRT. Ini merupakan satu persiapan yang dilakukan menyambut Komunitas Asean 2015

Dengan adanya penambahan koridur busway, Monorer dan program MRT akan mampu untuk menekan penggunaan kendaraan bermotor (pribadi) dalam berlalu lintas.  Sehingga akan dilakukan integrasi dalam jenis transportasi tersebut sehingga masyarakat akan memilih untuk menggunakan jasa trasnportasi massal (publik) daripada kendaaraan pribadi. Pengenaan biaya tarif parkir kendaraan pribadi pun akan disesuaikan dengan rencana ini, dimana akan terjadi kenaikan yang cukup tinggi, seperti halnya di negara Singapura.

b. Pemerintah Kota Jakarta Berbasis pada Perubahan Sistem Pelayanan Publik

Sistem pemerintahan Indonesia yang berpusat di Ibukota Jakarta, sarat dengan berbagai birokrasi. Gubernur Jakarta Joko Widodo melakukan berbagai perubahan sistem dengan memotong jaringan-jaringan yang tidak perlu dalam pelayanan publik.  Pemberian Kartu Jakarta Sehat merupakan terobosan baru yang langsung di lakukan oleh pemerintah. Pelayanan di kantor lurah, kecamatan , imigrasi dan pelayanan publik lainnya mengalami perubahan dan perkembangan yang signifikan.Perhatian dan pendidikan bagi masyarakat awam pun dilakukan.

c. Pembangunan Kota Jakarta Libatkan Generasi Muda

Gubernur Joko Widodo tak hanya sibuk dalam pelaksanaan program kerja untuk membangun Jakarta, tetapi beliau juga sering memberikan investasi edukatif terhadap banyak pelajar dan masyarakat Indonesia. 

"Sudah tidak saatnya lagi tauran, masyarakat di negara-negara lain sangat sibuk berlomba-lomba dalam prestasi, masakan kita sibuk tauran", begitulah ungkapan Joko Widodo membuka pikiran pelajar yang sekolahnya terlibat tauran.

Gubernur berusaha membuka pikiran generasi muda agar jangan terlarut dengan persoalan-persoalan yang tidak penting, terprovokasi , sementara negara lain terus berlari maju. Indonesia jangan sampai tertinggal dari negara-negara lain.
 

d. Percantik Kota Jakarta - Gantikan Wilayah Kumuh menjadi Kampung Deret

Pembangunan rumah susun bagi warga yang tinggal diperkampungan kumuh merupakan program yang sangat baru dan bagus. Seperti biasa , setiap gebrakan inipun selalu diawali dengan berbagai kontroversi. Namun Jokowi tahu benar tujuannya membangun Jakarta, karena itu ia terus maju tanpa memperdulikan kritikan-kritikan negatif yang bahkan berasal dari kalangan pemerintah. Masyarakatpun akhirnya bisa melihat bagaimana "Hati Seorang Pemimpin Yang Sesungguhnya". Joko Widodo menjadi pemimpin yang memberikan dampak besar bagi banyak masyarakat, tak hanya itu banyak yang bisa dipelajari dari pribadi dan kepemimpinannya.

e. Pembangunan Hutan di Tengah Kota

Kesiapan Jakarta tentu tidak terlepas dari kesiapan pemerintahnya sendiri. Bahkan Gubernur Joko widodo melakukan langkah besar dengan "membeli tanah sendiri dari swasta". Ini adalah langkah besar yang dilakukan pemerintah kota Jakarta, dimana ternyata sudah banyak tanah yang dijual ke swasta untuk pembangunan mall. Ada pembangunan mall yang menyebabkan saluran-saluran air tertutup dan menjadi salah satu faktor terhadap bencana banjir yang kerap terjadi di Jakarta selain daripada kecilnya gorong-gorong atau saluran air di Kota besar ini.

Bahkan Joko Widodo pun akan membeli tanah swasta untuk pembangunan hutan kota,sehingga masyarakat Jakarta bisa menikmati Jakarta dengan segar (sebagaimana status ASEAN dan Indonesia sebagai paru-paru dunia) dan disini , masyarakat bisa berinteraksi satu sama lain dalam suasana santai dan menjadi tempat berbagai karya seni yang diekspresikan masyarakat. Seperti bermain musik bersama, atau tempat untuk kegiatan belajar.

Pembangunan Jakarta tidak terlepas dari Pemerintahan dan Siapa Pemimpinnya. Siapaun yang memimpin Jakarta nanti dan seterusnya, Indonesia akan terus menjadi yang terbaik dan berdampak besar bagi ASEAN dan dunia.

Kita ketahui bersama bahwa masih ada negara ASEAN yang memiliki konflik politik di negaranya dengan kepemimpinan yang otoriter. Namun, itu adalah persolan pribadi masing-masing negara. Yang pasti sistem pemerintahan horizontal di Indonesia, akan terus menjadi inspirasi dan membawa perubahan bagi negara Asean lainnya.

Pemerintah Tak Sungkan Belajar Dari Negara Asean Lainnya

Untuk melakukan sebuah perubahan sistem buatuh adaptasi waktu yang tidak sebentar , kata Jokowi. Singapura juga buatuh waktu yang lama untuk menciptakan perubahan. Seperti pembangunan trasnportasi. Jokowi belajar banyak dari Singapura, bagaimana menciptakan tata kelola kota yang baik.

 
Jakarta itu Kota Blogger (Pemerintah Akui dan Andalkan Blogger)

Bagi saya, Jakarta merupakan kota yang paling memberikan apresiasi besar bagi para blogger Indonesia. Aktifitas yang melibatkan blogger sering sekali terjadi di kota Jakarta, bahkan pihak yang melibatkan itu tak hanya swasta tapi juga pemerintah. Pemerintah mengakui bahwa Blogger berperan penting untuk membantu pemerintah menjadi bagian dari personal yang akan membantu mewujudkan program pemerintah dalam tujuan nasional.  Selain memberi pengertian kepada blogger,blogger juga menjadi sumber daya manusia yang sangat handal dalam menyampaikan dan mensosialisasikan informasi itu kembali kepada masyarakat.

Asean Blogger Community
Ratusan komunitas blogger di Indonesia dimana mereka dengan ribuan follower dan fan page sebuah group tertentu menjadi sarana yang mudah sekali dalam terkoneksinya informasi lebih merata dan meluas di seluruh Indonesia.  Apabila satu orang user twitter saja memberikan sebuah informasi yang positif maka bukan sebuah kemustahilan jika ternyata informasi itu menyebar kepada ribuan orang dalam waktu singkat dan merata lewat membaca dan retweet yang dilakukan kembali oleh user lainnya.

Asean Blogger Community berpusat di Jakarta Merupakan sebuah komuntias yang mengajak lintas komunitas se Nusantara bahkan negara Asean lainnya untuk saling berbagi informasi dalam satu tujuan, menjadikan blogger menjadi duta Indonesia dan duta Asean di kancah dunia Internasional. Asean memerlukan masyarakat untuk bisa bersama-sama mewujudkan bahwa kawasan ini adalah sebagai penggerak ekonomi dunia yang mampu menyaingi organisasi internasional lainnya seperti Eropa, Amerika, Jepang dan lain-lain.

Pemerintah bersama Asean Blogger Community dan swasta pun bekerjasama secara penuh mendukung penyatuan komunitas Asean 2015 yang sudah di depan mata ini. Sebuah program besar dilakukan dengan menyatukan Blogger perwakilan seluruh Indonesai bahkan dari 10 Negara Asean yang betujuan untuk bersama-sama menciptakan suatu kesatuan visi dan memberikan sosialisasi bahwasanya kita adalah satu dalam identitas ASEAN. Blogger dianggap menjadi duta wisata, kesehatan, teknlogi infromasi dan banyak lagi untuk bisa memberikan informasi positif kepada masyarakat banyak. Karena itu Blogger juga disatukan untuk sepakat dalam menciptakan kekompakan, sehingga tak mudah terprovokasi terhadap isu-isu antar negara yang memacu renggangnya hubungan di antara sesama negara Asean dan mengajak masyarakat untuk lebih bijakasana dalam mendengarkan sebuah informasi negatif.

Asean Blogger Community 24 Agustus 2013
Jakarta menjadi kota yang akan mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk siap memasuki era perdagangan bebas yang berbasis pada pasar tunggal. Blogger menjadi pilihan pemerintah untuk secara konsisten memberikan informasi edukatif kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia melalui berbagai konten menarik dan positif. Bahkan

Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kebebasan pers yang cukup tinggi di Asia tenggara. Hal ini  memberi ruang kepada masyarakatnya sebagai jurnali warga pun untuk lebih bebas berekspresi menyampaikan pendapat dan ide untuk menciptakan sebuah pembangunan.

Bahkan Blogger yang sangat aktif di Jakarta justru menjadi duta yang tepat bagi dunia untuk mewakili Indonesai dan Asean dalam mempromosikan kawasan ini.



4000 Salam ASEAN, Monas 15 September 2013

Sebagai negara yang memprakarsai ASEAN dan merupakan ketua ASEAN, Indonesia terus maju tak hanya mensosialisasikan ASEAN sehingga masyarakatnya siap menghadapi era pasar tunggal nanti, namun Indonesia juga terus menjadi mediasi terhadap berbagai perseteruan yang terjadi antara negara-negara anggota ASEAN. Indonesia merupakan negara yang konsisten terus untuk menyuarakan ASEAN baik ke media, sekolah, masyarakat dan banyak cara. Indonesia percaya diri bahwa di Pasar bebas yang berbasis pasar tunggal nanti, Indonesai akan keluar sebagai pemimpina pasar yang memberikan dampak luas bagi masyarakatnya bahkan mendukung kesejahteraan masyarakat ASEAN sebagai tujuan mulianya.

Hari Minggu 15 September 2013 Pukul 06.30-10.30 di Monas (yang disebut sebagai Lambang Kota Jakarta) akan diadakan Salam 4000 Asean. Bahkan acara ini juga akan mengundang ribuan pelajar dan diberikan sertifikat peserta yang turut menyuarakan Asean.  Salam Asean berggandengan tangan menyilang menjadi simbol kesiapan masyarakat Indonesia dan Asean dalam membentuk sebuah kesatuan Visi sebagai pribadi yang memiliki identitas yang sama dalam satu komunitas yang disebut ASEAN




Related Post:

Jakarta City is The J-Town, Duta ASEAN Bagi Dunia Internasional

Peringatan Pengawas Pers Internasional, Filipina Tempat BERBAHAYA Bagi Wartawan

Negeri Serumpun dalam Letak Geografis Asia Tenggara sebagai Jalur Perdagangan Internasional

 Kesatuan Asean 2015, Peluang Jadikan Pelaku Usaha Indonesia Memiliki Usaha ber-Sertifikasi Internasional

 ASEAN In Our Hand With One Vision One Identity One Community


Tuesday, September 03, 2013

Pemerintah Indonesia Bersama Asean Blogger Community Pic: riacitinjaks


Konferensi Tingkat Tinggi Asean (KTT ASEAN ) di diadakan di Brunei Darussalam  April 2013.  KTT kali lebih berorientasi kepada penyatuan Komunitas Asean Tahun 2015 nanti dan mengangkat tema "Our People, Our Future Together". 

 Untuk mempersiapkan diri dalam kesatuan komuntias Asean perlu adanya kerjasama dan kesepahaman bahwa masyarakat Asean adalah sebuah satu kesatuan dalam identitas.Ke-tiga landasan Komunitas Asean yang disebut pilar Asean harus segera diwujudkan bersama-sama sebelum tahun 2015 ini. Setiap negara harus sudah siap menghadapi era ini, mengingat kawasan dan komunitas ini merupakan komunitas penggerak ekonomi dunia. Selain wilayah geografisnya yang memiliki letak strategis, juga memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa.

Di KTT ini, Indonesia melalui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga mengangkat Isu seputar Laut Cina Selatan yang masih dalam sengketa. Negara Asean masih saling berebut untuk meng-klaim sejumlah pulau yang terletak di laut cina selatan yang ternyata memiliki kekayaan alam yang tinggi dan sumber energi dunia yang melimpah. Negara yang memperebutkan pulau tersebut notabene ternyata adalah sesama negara Asean sendiri seperti Vietnam, Filipina, Malaysia termasuk Brunei Darussalam sebagai negara berlangsungnya konferensi ini.

40% Negara ASEAN atau 4 dari 10 Negara Asean bisa dikatakan berseteru untuk mengklaim pulau-pulau tersebut sebagai bagian dari wilayahnya, padahal tahun  2015 (tidak sampai 2 tahun lagi ) Negara-negara ini melalui satu kesatuan ASEAN akan mendeklarasikan kepada dunia bahwa mereka adalah satu di dalam ASEAN, satu Visi, satu Identitas dan merupakan satu Kesatuan dalam Komuntias yang disebut Asean.

Bagaimana Organisasi Global (Internasional) melihat rencana besar ASEAN yang sudah mulai disosialisaikan kepada seluruh masyarakat Asean ini sedangkan "kakak adik masih saling berebut nasi?" Sebelum 2015 sebaiknya permasalahan ini sudah tidak muncul lagi namun sudah diselesaiakan. Bagaiman bangga memasuki era Komuntias ASEAN 2015? sementara saat ini 4 negara Asean masih saling bersengketa memperebutkan sejumlah pulau di laut cina selatan.

Indonesia sendiri sebagai Ketua Asean yang sangat agresif dalam pembentukan kesatuan Asean ini bahkan menggandeng media,  masyarakat melalui pelajar, mahasiswa, bahkan para blogger , begitu aktif mensosialisasikannya kepada masyarakat untuk kesiapan menghadapi Era Besar yang akan menjadi bagian dalam sejarah organisasi dunia. Sejarah bersatunya  10 negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) dan yang akan di susul oleh Negara Timor Leste ini dan membentuk kawasan Perdagangan Bebas Berbasis Pasar Tunggal.

Asean harusnya sudah semakin matang dalam kesiapan, kekompakan membentuk kesatuan untuk tumbuh bersaing dengan komunitas global lainnya seperti Uni Eropa. Asean harusnya memikirkan rencana besar untuk menjadi pemimpin ekonomi global, Asean menjadi Negara kesatuan yang tetap berdiri ketika negara lain mengalami krisis. 

Namun Pilar Utama yang mendukung kepada keamanan politik nasional agaknya ASEAN masih harus bekerja mati-matian untuk menyelaraskannya sebelum terbentuk kesatuan Asean 2015 ini, kalau masih terlihat terpecah atau saling berebut sebelum menuju 2015, negara ini tidak akan kokoh berdiri sebagai suatu kesatuan, ibarat akan ada duri dalam daging, yang akan sangat sensitif sekali terhadap isu keamanan, sementara persaingan dengan Uni-Eropa harus terus berlanjut.

Asean sebaiknya jangan berlarut pada sengketa politik. Satu sisi Pilar Utama memang harus diperhatikan, tetapi jangan hanya berkutat dan fokus kepada Keamanan Politik dimanan ratusan juta mata akan menonton. Pemerintah dan swasta juga harus bekerjasama sehingga Masyarakat Asean  fokus pada perwujudan Pilar lainnya seperti Kesatuan Ekonomi, dan Sosial Budaya.


Perlu pendekatan People to People (P2P) terus dilakukan sehingga masyarakat tidak terkontaminasi dan terprovokasi terhadap isu politik yang sedang terjadi dan akan mungkin terjadi setelah tahun 2015.
Masyarakat harus difokuskan kepada pendidikan dan sharing informasi bagaimana mengasah skill dan memanfaatkan peluang dalam kesatuan Asean ini. Sehingga masyarakat ekonomi Asean sama-sama mengalami peningkatan dan target GDP masing-masing negara bisa tercapai. 

Selain itu, masyarakat Asean juga perlu untuk disatukan dalam pertukaran berbagai informasi antara People to People, saling belajar kekayaan alam dan budaya masing-masing, melihat pada kemiripan karakter dan adat istiadat masing-masing negara, ini akan menciptakan suatu kesatuan.

Langkah besar yang dilakukan pemerintah Indonesia seperti menggandeng masyarakatnya untuk siap menghadapi kesatuan Asean, siap menghadapi perbauran masyarakat berbeda kewarganegaraan dan menghilangkan rasa "Asing" dengan munculnya kesamaan dalam status dan identitas ASEAN adalah dengan duduk bersama Asean Blogger Community sebagai gambaran dan perwakilan masyarakat luas Indonesia lintas generasi dan profesi.

Sejak bergabung di  Asean Blogger Community , saya bisa melihat visi dan misi komunitas ini secara jelas, bahkan program yang terus aktif diperjuangkan adalah bagaimana masyarakat Indonesia (Se-Nusantara) siap menghadapi Kesatuan Asean 2015 nanti, dan mampu menjadi pemimpin pasar. Awalnya saya sendiri selalu menganggap negara Asean ini adalah negara yang hanya ingin memanfaatkan keuntungan semata terhadap kekayaan Alam dan Sumber daya yang dimiliki negara ribuan pulau ini.

Namun ternyata, saya bisa melihat bahwa, kita harus bersaing justru ke level yang lebih tinggi. Maju bersaing bersama-sama sebagai satu kesatuan Asean di kancah Global. Justru Asean adalah pasar berikutnya yang harus dimanfaatkan oleh Indonesia. Tidak terprovokasi terhdap isu politik yang memiliki sensitifitas tinggi yang mengganggu keutuhan Pilar-Pilar lainnya.

3 Pilar Asean ini harus segera diperkuat integrasinya sebelum 01 Januari 2015. Termasuk salah satunya adalah terciptanya kesatuan yang solid dari 9 negara Asean untuk mendukung Myanmar dengan mendesak Amerika serikat yang memberlakukan sanksi ekonomi terhadap myanmar. Ini adalah contoh sebuah kerjasama sebagai satu Identias dan satu kesatuan, apabila hal ini terwujud, Asean akan semakin dipandang dalam organisasi Internasional.

Negara-negara Asean juga bisa terus sepakat untuk menentang rencana peluncuran roket oleh Korea Utara. Ini adalah bukti bahwa Asean berdampak tak hanya bagi Asia Tenggara tapi bagi kawasan dunia itnernasional lainnya.

Mewujudkan penyatuan rakyat untuk menciptakan masa depan bersama itu akan sangat mudah apabila dilakukan dari dengan konsep People to People (P2P), karena tanpa P2P , maka G2G (Govermant to Govermant) atau B2B (Brand to Brand) akan sia-sia.

Pemerintah antar negara ASEAN saling bekerjasama menyelesaikan segala pertikaian dalam perundingan damai di kalangan internal ASEAN sendiri. Tak hanya itu, segal isu hangat yang terjadi, pemerintah dengan segera memperhatikan masyarakat dengan memberikan sharing informasi yang edukatif sehingga masyarakat tidak terkontaminasi tetapi terus berkarya.

Kanan-kiri ( Presiden ASEAN Blogger Communiy, saya, Vice President ABC)
Asean Blogger merupakan sebuah komunitas Blogger yang dibentuk pertama kali oleh negara Indonesia dengan Imam Brotoseno sebagai Presiden Asean Blogger dan Amril taufik Gobel sebagai Vice president Chapter Indonesia untuk mendukung kemajuan ASEAN. Ternyata komuntias ini memberi dampak se-nusantara dan Asean. Bahkan Brunei Darussalam sendiri akan membentuk Asean Blogger Community Chapter Brunei Darussalam. Ini bukti impact yang diberikan oleh Asean Blogger Communty

10 Mei 2013 yang lalu bertempat di Surakarta (SOLO), sekitar 250 delegasi Asean Blogger dari penjuru nusantara, Jawa, Sumatera, kalimantan dan pualu-pula lainnya bergabung berinteraksi dan saling bertukar informasi tak hanya sesama Blogger Indonesia tetapi juga bersama Blogger dari  10 Negara Asean lainnya.

Terjalin sebuah keakraban dintara negara-negara Asean di Asean Blogger Festvital Solo ini. Masyarakat Asean bisa melihat kekayaan budaya Indonesia yang diwakilkan oleh kekayaan alam dan Budaya Solo, bahkan ada warga Asean yang masih ingin berjalan-jalan ke wilayah lain di Indonesia setelah acara ini selesai. Mereka tidak langsung pulang ke negaranya, tetapi mereka memilih menikmati berjalan kembali kedaerah terdekat seperti Jogjakarta yang sudah dikenal di mata dunia melalui Candi Borobudurnya.

Jujur, awalnya saya tidak mengetahui yang mana blogger asal dari Singapura, Filipina, Kamboja, Vietnam, Myanmar, Malaysia. karena karakter fisik meliputi postur badan, wajah, warna kulit hampir sama dan tidak bisa dibedakan. Bahkan seorang blogger Indonesia (saya lupa namanya) sempat berkenalan dengan saya dengan berbahasa Inggris, karena dia berpikir saya berasal dari luar negeri. Ini merupakan bukti nyata bahwa kita (baca: ASEAN) memiliki kemiripan bahkan kesamaan yang susah dibedakan. Bahkan, bahasa pun hampir sama, walau dalam berbagai dialek dan perbedaan yang dimengerti.

Di Asean Blogger Festival Solo ini, mereka juga berbagi dalam presentasi, pembicaraan dalam sharing tentang kekayaan negara mereka.

24 Agustus 2013 yang lalu, bertempat di Caraloka Kementerian Luar Negeri,  kembali pemerintah persiapkan masyarakat dengan bergandengan tangan bersama Asean Blogger Community perkuat integrasi kesatuan Asean Community 2015. Tak hanya Direktorat kerjasama Asean dan Dubes saja yang hadir, tetapi juga menghadirkan, ketua perhimpuan pengusaha muda Indonesia dan banyak narasumber lain yang ikut bersama-sama wujudkan dan ajak masyarakat bersatu dalam Visi Asean.

Intinya: Asean Blogger Community Chapter Indonesia ini merupakan contoh dan bukti nyata bahwa penyatuan masyarakat ASEAN itu sangat dimungkinkan terjadi dan tidak terlalu sulit, apabila ada "orang-orang yang mau" untuk mewujudkannya bersama-sama dan berjiwa Visioner terhadap kesatuan ASEAN.

If You Love Indonesia ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Indonesia
If You Love Laos ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Laos
If You Love Malaysia ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Malaysia
If You Love Myanmar ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Myanmar 
If You Love Filipina ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Filipina
If You Love Singapura ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love SingapuraIf You Love Thailand ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Thailand
If You Love Vietnam ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Vietnam
If You Love Brunei ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love  Brunei
If You Love Kamboja ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Kamboja
Asean Blogger Community  Satukan Masyarakat Indonesia, Malaysia, Singapore, Philipina, dan negara Asean lain)





Related Post: 


Negeri Serumpun dalam Letak Geografis Asia Tenggara sebagai Jalur Perdagangan Internasional

 Kesatuan Asean 2015, Peluang Jadikan Pelaku Usaha Indonesia Memiliki Usaha ber-Sertifikasi Internasional

 ASEAN In Our Hand With One Vision One Identity One Community




Monday, September 02, 2013

Picture: BBC News

Kemajuan teknologi informasi memunculkan berbagai ide untuk menciptakan koneksi yang luas di dunia internet.
Munculnya berbagai jejaring sosial seperti facebook, twitter,instagram dan media sosial lainya yang mempercepat proses penyampaian pesan pers. Kawasan Asia Tenggara merupakan kawasan dengan penetrasi yang terbanyak dalam penggunaan situs jejaring sosial.

Indonesia saja merupakan pengguna twitter terbanyak ke -5 di dunia sekaligus No 1 di Asia Tenggara. Twitter menjadi media yang tepat untuk saling berbagi bermacam informasi seperti ide, info lalu lintas, pengalaman, bisnis dan banyak lagi.

Menurut  Click Top 10, Tp 10 Countries With Most Facebook User in 2013, negara paling banyak menggunakan Facebook adalah:

1. Amerika Serikat
2. Brazil
3. India
4. Indonesia
5. Mexizo
6. Inggris Raya
7. Turki
8.Filipina
9. Prancis
10. Jerman

Can you see? Indonesia ternyata pengguna Facebook ke-4 di Dunia dan Filipina di urutan ke-8. Itu artinya Indonesia dan Filipina Negara di Asia Tenggara bahkan di Asia yang memiliki penetrasi terbesar terhadap sosial media twitter dan facebook.

Para penulis digitas di media blog di Indonesia berbagi tulisan dan sharing di bermacam situs jejaring sosial seperti facebook dan Twitter. Bahkan tulisan para blogger inipun tak dianggap remeh, karena di Indonesia sendiri memberikan informasi yang sangat cepat bahkan mendahului bermacam media TV. Hanya saja sharing informasi itu dilakukan melalui media sosial. Blogger juga ambil andil dalam menciptakan konektifitas informasi yang merata kepada penduduk Indonesia yang berjumlah sekitar 267 juta jiwa ini. Berbagai sharing pendidikan, wirausaha, tips dan hal positif yang membangun pun terus mengalir di dunia digital.

Internet menjadi sarana yang mengedukasi masyarakat, selain itu Blogger menjadi informan yang kadang lebih dipercaya daripada sebuah media berita nasional. Kebanyakan Blogger akan sharing pengalaman sendiri dan pendapat sendiri mencakup berbagai analisa yang membuka wawasan masyarakat.

Dengan banyaknya jejaring sosail di media dan negara asia tenggara sebagai negara pengguna paling terbanyak, memungkinkan kebebasan berekspresi di media sosial pun kian banyak, but are you sure??  Namun faktanya untuk kebebasan pers,  Kawasan Asia Tenggara ternyata sangat jauh di bawah standar.

Indonesia dan Filipina merupakan dua negara di asia tenggara yang mewujudkan kebebasan pers di negaranya, namun faktanya, status ini tercoreng dengan kisah buruk yang dialami media pers di negara ini. Freedom House menempatkan negara Indonesia posisi terbaik sebagai negara yang memberikan ruang berekspresi yang lebih besar terhadap pers sementara negara lainnya masih tidak memberikan kebebasan kepada pers .

Comitee to protect journalis (CPJ) mengungkapkan bahwa pada tahun 2012 jumlah wartawan yang terbunuh berkisar 70 orang dimana 6 diantaranya adalah wartawan di Asia tenggara. Dan Filipina menempati urutan pertama sebagai negara yang ditemukananya tindakan kekerasan dan pembunuhan terhadap wartawan. dari 70 wartawan yang terbunuh didunia,  4 diataranya pada tahun 2012 adalah wartawan di Filipina,1 dari Indonesia dan 1 lagi dari Kamboja. Wartawan tersebut terbunuh terkait dengan posisinya sebagai media pers.

Kawasan Asia Tenggara (tentunya negara-negara ASEAN), adalah kawasan dimana negara tersebut memiliki tingkat kebebasan pers terendah di dunia, begitu informasi yang diberikan oleh Indeks Kebebasan Pers (Reporters Withour Border). 

Namun, kendatipun demikian, kebebasan pers di suatu negara tentu terkait dengan undang-undang yang dibuat oleh suatu negara yang dipengaruhi oleh kondisi profesionalisme dari pers yang sebenarnya memiliki kode etik sebagai wartawan. Karena itu, kebebasan pers ini juga harus menyangkut kepentingan orang banyak, artinya negara perlu menjaga keamanan nasional nya dari berita-berita yang memancing provokasi karena tiap  negara juga perlu melindungi keamanan nasionalnya.

Saat ini Filipina merupakan negara yang sudah memberikan kebebasan pada media untuk berekspresi, hanya saja perlu nya para Media, ataupun Blogger untuk memahami kode etik dan undang-undang yang berlaku di negara tersebut.

Kita tidak bisa melupakan bahwa negara di Asia tenggara sangat kaya akan alam dan budaya, satu negara saja memiliki ratusan budaya dan bahasa. Contohnya saja di Indonesia, satu suku seperti di Sumatera Utara, ambil saja suku batak, batak saja memiliki 6 bahasa yang berbeda dengan latar belakang budaya yang berbeda. Tak hanya itu, masih banyak budaya Indonesia yang masih sensitif terhadap sebuah informasi, katakan saja di pedalaman papua, mudah sekali masyarakat terprovokasi sehingga seringnya perang antar desa terjadi, bahkan aksi brutal terhadap pembakaran sebuah desa bukan sesuatu yang mustahil terjadi.

Jadi sangat penting juga untuk semua Jurnalis baik wartawan ataupun jurnalis warga atau social media user untuk berhati-hati dalam memberikan sebuah informasi. Sebaiknya kode etik merupakan sesuatu yang harus diperhatikan. Asia negara serumpun memiliki berbagai jenis suku bangsa dan bahasa, menjadi kawasan yang kaya namun harus dijaga bersama, termasuk oleh para awak media.

Politik adu domba merupakan sejarah yang tak terlupakan yang memporakporandakan kemerdekaan Republik Indonesia. 350Tahun di jajah Belanda, 3.5 tahun di Jajah bangsa Jepang, tentu menjadi pelajaran besar bagi anak cucu bangsa. Negara Asia Tenggara lainnya juga mengalami penjajahan baik  itu Malaysia, Filipina, Kamboja, Brunei, Laos, Kamboja, Myanmar. Thailand merupakan satu-satu nya negara yang tidak pernah dijajah. Keterbukaan terhadap dunia luar dan banyaknya sumber daya manusia yang terdidik dan mengecam pendidikan di Eropa tentu menjadi faktor pendukung, selain wilayahnya yang merupakan perbatasan kolonial Eropa, Inggris, Prancis dan Belanda.

Dunia teknologi informasi semakin berkembang di Asia, justru penyebaran sebuah informasi sebaiknya diperhatikan dan dipertanggung jawabkan. Keamanan Nasional adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah, aparat, masyarakat bahkan media. Tentu bukan sesuatu yang asing lagi diteling katika Negara Tetangga Malaysia acap kali bersiteru dengan negara-negara Asean lainnya termasuk Indonesia.

Perang antar sosial mediapun sering terjadi, baik dari pihak malaysia yang menyerang Indonesia. Satu sisi informasi ini mungkin perlu didengar oleh warga, tetapi dalam setiap tulisan sebaiknya kita mencantumkan nilai-nilai yang diambil dari sebuah peristiwa yang sangat sensitif. Contohnya, 4 kapal berbendera malaysia yang pernah masuk ke perairan Indonesia tanpa ijin untuk melakukan ilegal fishing , penangkapan ikan secara ilegal di Selat Malaka Indonesia dimana 3 kapalnya ternyata tak sempat ditangkap dalam pengejaran, dan ternyata penghuni kapal tersebut ada yang berkewarganegaraan Myanmar.

Paling tidak kita lebih positif lagi menanggapi berita ini, mungkin nilai yang bisa diambil adalah perlunya pembenahan kapal Indonesia agar lebih canggih lagi sehingga mampu mengejar kapal-kapal asing yang sering melecehkan dengan masuk keluar perairan Indonesia. Nilai yang bisa kita lihat pikirkan dan pertimbangkan, kapal berbendera Malaysia tersebut ternyata digunakan oleh warga negara Myanmar. Artinya selama ini, mungkin saja di berbagai media termasuk Blogger banyak yang menuliskan hal memprovokasi, contohnya "Blogger yang melecehkan Indonesia, ditulisa dalam bahasa Melayu, padahal belum tentu yang menuliskan itu orang malaysia"

Banyak terjadi kasus-kasus yang dianggap pelecehan terhadap bangsa seperti kasus Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia yang diperlakukan semena-mena, bahkan kejadian supporter sepak bola malaysia yang menghina Indonesia. Kita bisa menuliskan semua itu dalam dunia blog, tetapi jangan lupa masukkan Nilai Yang berharga dari Tulisan yang kita publish, sehingga tidak terdapat unsur provokasi. Sehingga kejadian "Ganyang Malaysia" maupun "Perang dengan Malaysia" tidak perlu dilakukan, hanya saja kita segera lakukan koreksi terhadap sistem pemerintahan kita, lakukan solusi , bukan menceritakan masalah. Perkuat sistem dalam pemerintahan.

Negara Asean lainnya masih belum sebebas bangsa Indonesia. Bahkan kabar baiknya, Indonesia semakin dikenal dengan sistem pemerintahan yang semakin Inkulisf. Tidak ada pemerintahan yang diktator atau eksklusif, tetapi era "Blusukan" sebagai ciri pemerintahan yang berbaur dengan rakyat merupakan kebanggan bangsa yang di kenal dunia.

Sebagai Blogger, kita bebas untuk mengekspresikan segala informasi, tetapi nilai dan fungsi penyebaran informasi itu kita bisa pertanggungjawabkan. Memang kebebasan berekspresi itu sangat perlu, karena penyebaran informasi yang merata akan memajukan sebuah bangsa. Sengaja ekspose Berita negatif pada saatnya akan lelah sendiri, namun yang terpenting adalah Blogger bisa melakukan sharing pendidikan kepada masyarakat terhadap budaya Me"Respon" sebuah berita.

Negara akan semakin maju jika masyarakatnya diberikan kebebasan berekpresi dalam sharing informasi dan berita, tetapi akan menjadi ancaman ketika masyarakat pun tidak mendapat bekal mendidik terhadap respon sebuah informasi. Profesi yang "sangat merakyat" ini bisa menjadi "profesi Berbahaya" bagi diri sendiri ataupun masyarakat.  And I Love to "Citizen Journalism"

Wartawan adalah Profesi Membanggakan

Asia termasuk Indonesia dan Filipina adalah negara Merdeka yang seharusnya dibarengi dengan kemerdekaan menuangkan pikiran dan informasi secara bebas sesuai undang-undang. 

Peristiwa di tembak matinya wartawan Filipina menjadi duka yang mendalam bagi seluruh pers dunia. Apakah wartawan menjadi profesi yang menyenangkan atau sebenarnya profesi yang berbahaya yang terancam pada pembunuhan setiap waktu?

Pengawas Pers Internasional sendiri sudah memberikan teguran tersendiri dengan mengungkapkan bahwa Filipina merupakan Negara paling berbahaya bagi Pers. 20 Tahun lebih, kasus pembunuhan wartawan di Filipina terus terjadi dan pembunuhan itu sudah menewaskan lebih dari 100 wartawan terkait dengan profesi mereka. Ini merupakan warning bagi Filipina sekaligus negara Asean. Tahun 2015 nanti akan ada kesatuan Komunitas Asean. Pilar pertama tentang keamanan negara menjadi landasan yang terpenting. Hak azazi manusia harus diatur dalam rule kesepakatan Asean dengan jelas.

Akan banyak arus lalu lintas yang terjadi di negara Filipina seiring dengan kesatuan ekonomi asean dimana akan ada perdagangan bebas yang berbasis pada pasar tunggal. Tak hanya pelaku bisnis, para wisatawan yang juga terdiri dari para traveller ataupun blogger akan sangat sering sekali melakukan perjalanan wisata mengeksplore negara Filipina, dan menuangkan pengalaman itu dalam tulisan di dalam Media Blog.

Namun seiring dengan perjalanan wisata, mungkin saja masyarakat Asean lainnya menemukan sesuatu informasi lain yang mungkin "dianggap negatif"oleh pemerintah Filipina dan mereka menuliskannya dalam sebuah Blog. Bagaimana Filipina dan Asean menanggapi hal ini? apakah ini menjadi Warning bagi Blogger Indonesia atau Blogger negara Asean lainnya untuk tak menuliskan sesuatu tentang Filipina?

4 Tahun lalu, kejadian terburuk yang dialami wartawan Filipina mengejutkan dunia, dimana pada November 2009 terjadi pembunuhan lebih dari 30 wartawan diculik dan dibunuh kelompok bersenjata yang setia terhadap partai politik terkemuka di manguindanai dan Mindano.

Penjara 20 Tahun Bagi Blogger Myanmar

Nay Myo Kyaw merupakan blogger yang sering menulis tentang keseharian dalam dunia blog, dan dia juga menuliskan tentang masa sukar masyarakat mynamar ketika diperintah rezim Junta militer  pada tahun 1962. Ini dianggap kampanye negatif dan melanggar banyak undang-undang Myanmar, sehingga hukuman 20tahun pernjara jatuh padanya.

Kejadian ini tentu mengingatkan kita pada zaman pemerintahan soeharto dimana banyak orang-orang yang hilang tiba-tiba tanpa sebab, seperti kasus yang diperjuangkan Munir Said Thalib  sampai akhir hidupnya. 

Menurut saya, sistem pemerintahan yang bersifat otoriter, vertical, eksklusif akan membungkam kebebasan berekspresi bagi masyarakatnya. Untungnya Indonesia sudah masuk kepada sistem pemerintahan yang lebih demokratis, eksklusif berubah kepada inklusif dan bersifat Horizontal dan sosial.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wagub Basuki Purnama (Ahok) merupakan simbol ke horizontalan sebuah pemerintahan, tutur Proff. Hermawan Kartajaya di Asean Blogger Festifal Solo 10 Mei 2013 di Solo.

Sistem Pemerintahan yang berorientasi kepada masyarakat menjadi tontonan kebanggaan bagi bangsa Asean lainnya.

Perlindungan HAM juga harus menjadi perhatian utama bagi Kesatuan Ekonomi Asean 2015 seiring dengan Akan adanya arus lalu lintas antar negara yang semakin ramai dalam Perdagangan Bebas berbasis Pasar Tunggal.

 

Related Post: 

Sunday, September 01, 2013

Konflik Asean Sebaiknya diselesaikan secara Internal
Untuk menciptakan satu Kesatuan Asean 2015, perlu ada landasan sebagai tempat berpijak untuk mulai melangkah menghadapi dinamisasi dan gblobalisasi. Karena itu perlu ada ikatan kuat sehingga seluruh lapisan masyarakat Asean mengerti dan merasakan manfaat dari terbentuknya komunitas Asean ini terkhusus pada generasi muda yang kelak akan keluar sebagai pemimpin dan pembangun ekonomi bangsa.

Kesepakatan negara-negara Asean pun dalam pembentukan Kesatuan Ekonomi Asean akan menciptakan terjadinya arus lalu lintas barang dan jasa, invesasi antar negara memiliki rung gerak yang bebas.Oleh karena itu pemuda dan masyarakat harus lebih mempersiapkan diri dengan mengasah skill untuk bisa menghadapi era pasar bebas ini.

Karena itu ada 3 Pilar Kesatuan Komunitas Asean 2015, yaitu:
1. Komunitas Politik Keamanan Asean
Lebih kepada penekanan aturan dan norma politik  bagi negara -negara Asean

2. Komunitas Ekonomi Asean
Lebih kepada pasar bebas yang berbasis pada pasar tunggal Asean, jadi akan memungkinkan arus lalu lintas ekspor impor lebih sering terjadi tanpa terhambat berbagai syarat yang berat, oleh karena itu persaingan juga akan semakin ketat

3. Komunitas Sosial Budaya Asean
Negara-negara Asean bisa bekerjasama dalam hal pengentasan kemiskinan, menjaga lingkungan hidup, penganggulangan terhadap bencana.


Mari kita lihat Pilar pertama, mengapa Politik menjadi pilar nomor 1 Asean.?
Pada dasarnya setiap negara akan mengutamakan kepentingan nasionalnya dalam sebuah kerjasama luar negeri, oleh karena itu perhatian pada kemanan menjadi nomor satu dalam pilar ini.

Bagaimana jika terjadi konflik Internal ASEAN?

Persengketaan antar negara tentua terjadi disebabkan oleh setiap negara mempertahankan kepentingan nasionalnya, entah itu dalam hal wilayah kekuasaan atau hal lainnya. Karena itu, diharapkan dengan adanya kesatuan Asean, persengketaan yang kelak mungkin saja terjadi, bisa diselesaikan secara intenal ASEAN. Apabila terjadi persengketaan antara Kamboja dan Vietnam, maka Indonesia bisa menjadi mediasi untuk menciptakan perdamaian dan  bersama-sama mencari solusi. Apabila terjadi persengketaan tentang wilayah kekuasaan atau batas wilayah suatu negara antara Malaysia dan Singapore, maka Indonesia atau negara-negara lainnya bisa menjadi mediasi melakukan perundingan mencari jalan keluar.

Demikian kedepannya setelah pembentukan komunitas Asean 2015 nanti, apabila terjadi persengketaan, maka Asean hendaknya menjadi yang terutama untuk menyelesaikannya sehingga perdamaian tetap terbentuk. Namun apabila negara yang bersengketa segera mencari solusi kepada dunia internasional, maka ini sama halnya dengan mencoreng ASEAN di mata dunia. Penyelesaian konflik internal dilakukan di Intenral Asean merupakan bukti  bahwa Kesatuan Asean itu Kuat di mata ASEAN dan Organisasi Regional Global.

ASEAN adalah organisasi regional yang ddirikan pada tanggal 8 Agustus 1967. ASEAN pun bersatu dan bertumbuh sebagai negara yang berdasarkan pada hukum. Dalam perjanjian terbentuknya organisasi persahabatan ASEAN, masing-masing anggota juga sepakat untuk meninggalkan cara-cara kekerasan untuk penyelesaian konflik dan mengutamakan jalur perdamainan.

Sangat sering terjadi negara-negara Asean lebih memilih membawa  konflik internal-nya ke lembaga internasional, seperti Mahkamah Internasional (Den Haag), mengapa? bukankah ini sebernanya menunjukkan bahwa adanya tingkat kepercayaan yang masih rendah diantara sesama negara Asean..?

Sejarah Konflik yang pernah Terjadi di Kawasan Asia Tenggara

Konflik Persengketaan Indonesai dan Malaysia pada tahun 1966.
Indonesia dan Malaysia bersengketa mengenai wilayah perbatasan yang memperebutkan pulau Sipadan dan Ligitan, dimana kedua negara ini membawa penyelesaian masalah ini ke Mahkamah Internasional

Tahun 1990, Filiphina juga tengah berupaya menyelesakan konflik di Mindano Selatan, dan Indonesia bersama Filiphina kembali membawa penyelesaian masalah ini ke organisasi internasional seperti OKI (Organisasi Konfresi Islam)

Semua pengalaman ini segera diikuti oleh negara Asean lainnya ketika mengalami konflik tanpa perlu pikir pajang untuk meminta dunia internasional menyelesaikannya yang notabene berasal dari negara eksternal Asean. 

Konflik Thailand dan Kamboja
Indonesia melalui ketua Asean Marty melakukan dukungan dan mediasi kepada Thailand dan Kamboja untuk dapat menyelesaikan sengketa secara bilateral. Namun sekalipun Indonesia telah berupaya menjadi mediasi dalam persengketaan ini, ternyata pihak yang bersitegang (Kamboja) justru mengadukan permasalahan ini dengan meminta bantuan  PBB untuk membantu menyelesaikan masalah itu, agar negara Thailand segera menarik pasukan militernya dari wilayah sengketa. Pada peristiwa ini terdapat baku tembak yang menewaskan banyak militer.

Jujur saja, apabila kemudian ternyata ketika terbentuk Kesatuan Komunitas Asean 2015 masih saja terjadi konflik dan penyelesaiannya melibatkan pihak eksternal Asean, sesungguhnya ini mencoreng wajah Asean di mata dunia. Apa gunanya Kesatuan Asean 2015 kita kumandangan sebagai kesatuan kuat di dunia global jika ternyata hal seperti ini terulang kembali?

Sama halnya dengan yang terjadi sekarang antara Singapura dan Malaysia, kembali lagi terjadi persengketaan akan wilayah perbatasan. Apakah permasalahan ini bisa diselesaikan secara internal  Asean atau tidak? Yang pasti, apabila masalah ini sudah dibawa ke mahkamah internasional akan menjadi sesuatu tontonan yang menyedihkan di mata rakyat. Bagaimana tidak, konflik "keluarga" selalu berujung penyelesaian dengan pihak di luar "keluarga" Asean, sementara tahun 2015 kita akan mengokohkan Kesatuan Asean di mata dunia.
Sebaiknya 10 negara anggota ASEAN,  mulailah  tanamkan kepercayaan terhadap negara sesama  Asean sendiri, jika ternyata sama sekali tidak bisa diselesaikan , silahkan jika harus meminta bantuan internasional untuk menyelesaikannya. Namun, sebelum menuju komunitas Asean 2105, waktunya masyarakat Asean lebih proaktif menunjukkan kredibilitas sebagai organisasi regional dan sebagai satu kesatuan Komunitas Asean.

Konflik Malaysia dengan Brunei Darussalam
Masih dalam kasus yang sama, yaitu persitegangan dalam perebutan wilayah perbatasan. Dimana  daerah Limbang yang awalnya dikendalikan oleh Serawak, namun melihat dari letak geografisnya Brunei mengklain bahwa itu adalah wilayah mereka yang dijadikan Malaysia sebagai wilayahnya dan memasukkan wilayah ini ke Peta Malaysia sebagai penegasakan kepemilikan.

Namun terjadi lagi sengketa di perairan Brunei dan Malaysia. Namun kala itu berdasarkan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan kembali dalam keputusan dewan internasional  1958 . Wilayah ZEE melingkupi seluruh perairan selatan Brunei. Namun di tahun 1979 (Setelah terbentuknya ASEAN), Malaysia mengeluarkan batas teritorial yang merupakan wilayah ZEE milik Brunei


Konflik Malaysia dengan Kesultanan Sulu, Filiphina Sampai Tahun 2013 (sekarang)

Sengketa ini terjadi ketika Kesultanan Sulu menganggap bahwa Malaysia telah menyewa Sabah dan Serawak seharga 5.300 ringgit per tahun. Dan Kesultanan Sulu menuntut kepada Malaisya untuk segera mengembalikan wilayah itu  dan mengganti segala kerusakan yang sudah terhadi dalam proses sengketa selama ini.


Asean harus segera menjembatani konflik yang terjadi di negara ini. Konflik yang terjadi sampai sekarang ini telah menewaskan banyak korban. Karena itu Negara-negara Asean harus segera duduk bersama menyelesaikan konflik ini sebelum dimulainya Komunitas Kesatuan Asean.

Banyaknya korban yang terjadi dalam sengketa Malaysia dan Kesultanan Sulu jangan sampai dianggap menjadi kegagalan organisasi regional Asean atau kegagalan kesatuan rumpun melayu di zaman modern.

Konflik Malaysia dan Singapura

Kembali lagi Malaysia bersitegang dengan negara Asean lainnya, dan kali ini negara Singapura . Malaysia meng-klaim bahwa Pedra Barca adalah wilayah mereka dan bukan milik singapura. Negara Malaysia pun membawa masalah ini ke Mahkamah I di Hamburg pada 4 September 2013.
Baju Puteh yang terletak di sela Singapura dan tenggara Johor akhirnya jatuh ke Singapura dengan melihat dasar teritorial pada tangagl 23 Mei 2008.

Sayang sekali untuk penyelesaian Sengketa ini harus melibatkan dunia internasional, padahal Asean harusnya menjadi organisasi regional yang diakui dunia, tetapi untuk menyelesaikan konflik internal kenapa harus  diselesaikan secara eksternal.

Namun apabila kemudian telah terjadi perundingan sebaiknya penempatan Patok (pembatas wilayah) lebih diperhatikan, sehingga tidak mengalami pergeseran. Karena ada kalunya karena kondisi tertentu contoh: bencana alama, longsor, menyebabkan adanya patok-patok yang mengalami pergeseran atau bahkan digeser secara sengaja atau hilang. Patok yang sudah ditanamkan diletakkan di tempat terntentu yang berbeda, padahal pergeseran ini memiliki kesensitifan yang tinggi karena mencakup batas wilayah.

Metode pengukuran pun harus terus dikembangkan karena perbedaan itnerprestasi tentang wilayah batas bisa berbeda-beda. Adanya pengukuran di lapangan memungkinkan demarkasi. Kondisi di Peta belum tentu sama dengan kondisi alam. Alam sendiri bisa mengalami perubahan. Oleh karena itu perlu dilakukan pembaharuan pengukuran batas wilayah. Misalnya: Karena tinggi suatu tempat bersifat relatif, Penentuan titik tertinggi itu bisa dihitung dari permukaan laut.

Penentuan titik koordinat wilayah perlu untuk ditetapkan untuk memudahkan pencarian, hal ini bisa menjadi dasar apabila di kemudian hari terjadi sengketa.  Untuk koordinat di daratan, Indonesia sudah memiliki tingkat keamanan yang tinggi , sehingga apabila terjadi pergeseran tapal batas maka titik koordinat bisa menjadi acuan.

Opini Saya:

Sebelum menuju Kesatuan ASEAN 2015 , sebaiknya setiap pemerintah negara harus memiliki kesepakatan untuk menyelesaikan konflik secara itnernal terlebih dahulu dengan membangun kepercayaan terhadap masing-masing negara ASEAN.

Apabila telah mencapai kesepakatan melalui perundingan secara Internal, sebaiknya dilakukan deklarasi terhadap kepemilikan wilayah perbatasan secara ASEAN, bukan meng-klaim sendiri. Kemudian setelah itu dilakukan perubahan terhadap Peta Wilayah Negara-negara ASEAN. Karena keberhasilan klaim wilayah di satu negara tertentu akan merubah batas wilayah negara lainnya.

Apabila sudah dilakukan pemetaan , segera ciptakan pembangunan. Entah dalam bentuk apa, bisa dalam bentuk penempatan patok yang jelas dan tidak mudah mengalami pergeseran , bisa berupa patok  (tower raksasa). Demikian juga apabila titik koordinat jatuh di wilayah daratan (pegunungan/hutan) dan atau Penempatan Patok khusus untuk wilayah lautan.

Namun untuk wilayah daratan yang bisa dijadikan pemukiman penduduk sebaiknya dilakukan pembangunan desa dan dengan segera membuat sistem administrasi wilayah yang lengkap, dengan demikian memberikan rasa aman bagi penduduk yang tinggal di wilayah perbatasan yang juga memberi titik aman bagi suatu negara dengan terbentuknya populasi masyarakat yang kental dan sarat dengan budaya negara tertentu.


Kiranya Kesatuan Asean Komunitas Menjadi Organisasi Regional Perserikatan Bangsa -Bangsa Asia yang Disegani dan Berdiri Kuat di Tengah Organisasi Global.



Related Post: 
Helo Friends, I'm ria citinjaks, Thankyou For Coming To My Blog - Succes Is Your Decision